cubereality.com

Apa itu perangkat lunak?

Memang saat ini, dunia sudah sangat modern dan semakin maju akan tekhnologi yang kian diperbaharui nya. Dalam dunia tekhnologi informasi yang kerap kali kita dengar, pasti pernah mendengar tentang perangkat lunak atau yang kerap kali dikenal dengan software. Biasanya, setiap komputer ataupun tekhnologi lain jika tidak ada perangkat lunak, maka tidak akan bisa untuk digunakan ataupun tidak bisa beroperasi sama sekali. Namun, apakah kamu tahu apa itu software? Yuk, mari segera simak ulasannya di artikel yang satu ini ya!

Pengertian perangkat lunak atau software

Apa itu perangkat lunak - Apa itu perangkat lunak?
Pengertian perangkat lunak atau software

Memang nama lain dari perangkat lunak ini, adalah software. Karena telah disebut dengan perangkat lunak, tentu saja perangkat yang satu sangat berbeda dengan perangkat keras atau hardware di dalam komputer. Jika sebuah perangkat keras atau hardware ini bisa dilihat dalam bentuk yang nyata atau pun dalam bentuk yang bisa dipegang, namun rupanya perangkat lunak atau software ini memiliki sifat yang berbanding terbalik dengan perangkat keras. Perangkat lunak ini sama sekali tidak bisa dipegang atau disentuh dan juga tidak bisa dilihat melalui sebuah fisik yang ada. Software atau perangkat lunak memang tidak tampak layaknya hardware secara fisik nya dan pula tidak berwujud layaknya benda yang bisa dipegang secara langsung. Namun, tentu saja software dan hardware pun sangat memiliki peran utama dan peran penting dalam komputer agar bisa dioperasikan dan bisa digunakan.

Pada pembuatan software yang satu ini tentu saja memerlukan sebuah bahasa akan pemrograman yang dibutuhkan dan ditulis oleh seorang yang sangat ahli dalam dunia pemrograman, dan untuk selanjutnya bisa dikompilasi dengan sebuah aplikasi kompilernya sehingga akan menjadi sebuah kode-kode yang akan bisa dikenali secara langsung oleh perangkat keras atau hardware. Perangkat lunak yang biasanya kita kenal dalam suatu komputer ini, adalah Windows dan Linux. Kedua perangkat lunak tersebut bisa disebut sebagai sebuah nyawa dari adanya komputer yang bisa digunakan. Dan tentu saja, jika komputer tidak memiliki Windows dan Linux atau diinstal software tersebut terlebih dahulu, maka komputer tidak akan bisa digunakan dan tidak akan bisa beroperasi dengan mudah.

Sebuah perangkat lunak sistem operasi ini pun biasanya tersimpan didalam Partisi C nya, sehingga saat komputer memiliki sebuah masalaha, maka Partisi C tersebut tentu nya akan terkena imbasnya. Dan perangkat lunak lain pun tentu saja akan tersimpan di Partisi C yang apabila jika komponen tersebut tidak lagi mampu berjalan dengan maksimal dan tidak dapat di uninstall ataupun diinstall secara ulang. Dan data-data lain pun akan lebih baik disimpan ke dalam Partisi D nya sehingga jika software atau perangkat lunak terkena suatu virus yang merugikan ataupun tidak dapat berjalan layaknya normal maka software tersebut pun tentu saja bisa untuk diinstall secara ulang dan sebuah data yang sangat penting pun tentu saja bisa diselamatkan.

Pengertian dari software komputer ini, adalah sebuah sekumpulan data elektronik yang tentu saja bisa disimpan dan bisa diatur dengan mudah oleh komputer, dan sebuah data elektronik pun bisa disimpan oleh komputer itu dapat berupa sebuah program yang tentu saja bisa diinstruksikan yang akan menjalankan sebuah perintah yang diberi. Melalui adanya perangkat lunak atau software inilah maka suatu komputer pun dapat menjalankan suatu perintah yang diberikan.

Jenis-jenis software atau perangkat lunak

Tentu saja software ataupun hardware memiliki jenis yang membedakannya. Apa sajakah itu?

Software berbayar

Jenis software atau perangkat lunak pertama yang dapat kamu ketahui, adalah software berbayar. Software berbayar yang satu ini merupakan sebuah perangkat lunak yang tentu saja bisa di distribusikan untuk sebuah tujuan akan komersil nya, dan setiap pengguna yang ingin menggunakan ataupun mendapatkan software atau perangkat lunak ini pun tentu saja harus dengan membeli atau membayar terlebih dahulu pada sebuahy pihak yang telah mendistribusikan software tersebut.

Pengguna yang telah menggunakan software berbayar yang satu ini pun tentunya tidak dapat diizinkan untuk menyebarluaskan ataupun mempublikasikan software tersebut secara bebas tanpa adanya sebuah ijin yang diberikan dari penerbit itu sendiri. contoh dari software berbayar yang dapat kamu ketahui ini, adalah microsoft windows, microsoft office, adobe photoshop, dan masih banyak lagi.

Freeware

Kemudian, jenis software lainnya yang dapat kamu ketahui, adalah freeware. Apakah kamu pernah mendengar freeware yang satu ini? Freeware ini memang terdengar sangat asing apabila seseorang sangat awam akan dunia tekhnologi komputer yang telah maju. Seperti nama yang diberikan, freeware ini tentu saja berbanding terbalik dengan software berbayar. Karena, jenis perangkat lunak freeware ini sama sekali tidak berbayar alias gratis. Freeware merupakan sebuah perangkat lunak pada komputer yang tentu saja memiliki hak cipta namun bisa digunakan secara gratis tanpa adanya sebuah batasan waktu yang biasanya terdapat pada setiap software. Berbeda dengan shareware yang dapat kamu temukan, rupanya jenis freeware yang satu ini pun tidak diwajibkan penggunakanya untuk membayar.

Karena, shareware diharuskan pengguna nya untuk membayar suatu perangkat lunak agar bisa digunakan, misalnya sete;ah sebuah jangka waktu percobaan tertentu ataupun untuk memperoleh sebuah fungsi tambahan nya. Dan para pengembang perangkat pun tentu saja gratis serta seringkali membuat freeware ini bisa disumbangkan kepada suatu komunitas yang memerlukan. Namun, juga tetap ingin mempertahankan sebuah hak yang mereka gunakan sebagai sebuah pengembang dan tentu saja memiliki kontrol terhadap pengembangan tingkat selanjutnya. Freeware ini pun bisa pula didefinisikan dengan sebagai sebuah program nya apapun yang telah disitribusikan secara gratis tanpa adanya sebuah biaya tambahan.

Free software

Dan, jenis software atau perangkat lunak lainnya yang dapat kamu temukan, adalah free software. Free software ini ternyata lebih mengarah kepada sebuah bebas penggunaannya, tetapi tidak harus gratis dan berbayar. Dan pada sebuah kenyataannya, rupanya free software ini dikarenakan dengan bebasnya untuk mencoba sebuah perangkat lunak dengan sumber terbuka yang digunakan atau open source. Dan tentu saja disanalah sebuah letak inti dari adanya kebebasan yang didapat. Dan adanya sebuah program-program  dibawah GPL pun, sekali peroleh dapat digunakan dan dapat beroperasi, dapat disalin, dapat dimodifikasi, dan tentu saja di distribusikan secara bebas sesuai kebutuhan ataupun keinginan.

Jadi, tentu saja free software yang satu ini tidak mengarah sama sekali kepada gratis dengan pembelian tetapi gratis kepada sebuah penggunaannya saja serta distribusinya saja. Begitu keluar dari sebuah lisensi, kita pun dapat menemukan berbagai macam cara untuk mendistribusikan sebuah perangkat lunak, layaknya dengan freeware, shareware, ataupun adware yang ada. Dan sebuah klasifikasi ini tentunya mempengaruhi sebuah cara yang dimana program pun dapat dipasarkan, serta independennya dari sebuah lisensi perangkat lunak mana tersebut. Nah, itu dia ulasan mengenai software ataupun perangkat lunak yang dapat kamu ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat!